Komentar Politik
Berita Politik dan Komentarnya dalam Islam
| ibnu achmad aljirban… on TODAY’S DIALOGUE METRO TV “KHI… | |
| mubarak on Komentar Politik | |
| mubarak on TODAY’S DIALOGUE METRO TV “KHI… | |
| d03s on Yahudi Soros Investasi ke… | |
| ibnu achmad aljirban… on TODAY’S DIALOGUE METRO TV “KHI… |
“Komisi Anti-Terorisme Dewan Keamanan PBB (CTC) Senin minta agar hak asasi manusia dihormati dalam perang terhadap terorisme” (RoL, 30/10/2007)
KOMENTAR: “HAM” dan “Terorisme” adalah dua “SENJATA” Barat untuk MEMERANGI Islam. Itulah wujud KELICIKAN & KEJAHATAN BARAT. Berupaya tampil baik di hadapan dunia, tetapi sebenarnya hanya KETIDAK-RIDHOAN yang ada pada diri mereka. Layakkah kita BERGAUL dengan mereka yang BERWAJAH DUA tersebut?
Materi ma’iyatullahnya bagus sekali. Tapi ana kok persis seperti yang ana dapat waktu masih halaqah tarbiyah ya.. hingga alur dan ayatnya. Apa memang modul HT sama dengan halaqah tarbiyah? Tapi saya apresiate dengan yang menulis.
Pengoperasian Angkota secara Bergilir untuk mengatasi kemacetan di Kota Bogor akan diberlakukan April mendatang. Dengan sistem pengpoerasian bergilir tersebut setiap angkot hanya akan beroperasi setiap dua hari sekali (SINDO, 28/03/2008)
KOMENTAR: Penting untuk “ditertibkan” juga adalah pengeluaran ijin trayek armada angkot oleh pemerintah. Jangan karena kepentingan pribadi dan sesaat, masyarakat dirugikan. Jalan yang rusak, aparat yang cari duit, preman yang merajalela pun perlu ditertbkan. Jika tidak angka kemiskinan akan meningkat
WASPADADI JARGON “MELAWAN TERORIS”
INFO:
Kendati Densus 88/Antiteror berhasil menumpas aksi terorisme sebelum mereka sempat beraksi seperti di Plumpang, Jakarta Utara, namun detasemen ini tampaknya dianggap belum cukup melakukan perang melawan teror. Konfrensi pers yang digelar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Merdeka Senin lalu (1/12) ditindaklanjuti Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri dan Panglima TNI Djoko Santoso dengan menggelar Gladi Posko. Ini adalah simulasi penanganan kerusuhan akibat aksi teror yang akan ditangani TNI-Polri. (Radar Bogor, 03/12/2008)
KOMENTAR:
Hati-hati jargon melawan terorisme kembali digulirkan.
Ujungnya, umat Islam yang dirugikan, kepentingan Amerika Serikat sebagai pengusung “misi perang” diselamatkan.